Kamis, 29 November 2018

MANAJEMEN PERUSAHAAN

MANAJEMEN PRODUKSI

Manajemen produksi merupakan salah satu bagian di bidang manajemen yang mempunyai peran dalam mengkoordinasikan kegiatan untuk mencapai tujuan. Untuk mengatur kegiatan ini, perlu di buat keputusan-keputusan yang berhubungan dengan usaha-usaha untuk mencapai tujuan agar barang dan jasa yang dihasilkan sesuai dengan apa yang direncanakan. Dengan demikian, manajemen produksi menyangkut pengambilan keputusan yang berhubungan dengan proses produksi untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.


KEGIATAN MANAJEMEN PRODUKSI YANG MEMIKIRKAN PELESTARIAN LINGKUNGAN DAN PENGURANGAN POLUSI


Kegiatan manajemen produksi yang memikirkan plestarian lingkungan dengan mengurangi efek polusi disebut dengan produksi bersih. Produksi bersih merupakan sebuah strategi pengelolaan lingkungan yang bersifat preventif atau pencegahan dan terpadu yang perlu diterapkan secara terus menerus pada proses produksi dan daur hidup produk dengan tujuan mengurangi risiko terhadap manusia dan lingkungan. Produksi bersih berfokus pada usaha pencegahan terbentuknya limbah, yang merupakan salah satu Iindikator inefisiensi. Dengan demikian, usaha pencegahan tersebut harus dilakukan sejak awal proses produksi dengan mengurangi terbentuknya limbah serta pemanfaatan limbah yang terbentuk melalui daur ulang. Keberhasilan upaya ini akan menghasilkan penghematan yang besar karena penurunan biaya produksi yang signifikan sehingga pendekatan ini dapat menjadi sumber pendapatan


VARIABEL YANG MENJADI PERTIMBANGAN DALAM MEMILIH LOKASI PABRIK

  1. Letak  konsumen  atau  pasar, yaitu penempatan pabrik di dekat dengan daerahkonsumen.   Alasan yang mendasari pemilihan lokasi dekat dengan konsumen adalahadanya kemudahan untuk mengetahui perubahan selera konsumen, mengurangi resikokerusakan dalam pengangkutan, apabila barang yang diproduksi tidak tahan lama,biaya angkut mahal, khususnya untuk produksi jasa. 
  2. Sumber bahan baku, yaitu penempatan pabrik di dekat dengan daerah bahan baku.Dasar pertimbangan yang diambil adalah apabila bahan baku yang dipakai mengalamipenyusutan berat dan volume, bahan baku mudah rasak dan berubah kualitas, resikokekurangan bahan baku tinggi.
  3. Sumber tenaga  kerja, alternatif yang  dipakai adalah apakah tenaga  kerja yangdibutuhkan unskill, dengan pertimbangan  tingkat upah rendah,   budaya  hidup sederhana, mobiiitas tingp sehingga jumlah gaji dianggap sebagai daya tarik, ataukahtenaga kerja skill, apabila pemsahaan membutuhkan fasilifeas yang lebih baik, adanyapemikiran masa depan yang cerah,  dibutuhkan keahlian, dan kemudahan untukmencari pekerjaan lain. 
  4. Air, disesuaikan dengan produk yang dihasilkan apakah membutuhkan air yang jernihalami, jernih tidak alami, atau sembarang air.
  5. Suhu udara, faktor ini mempengaruhi kelancaran proses dan kualitas hasil operasi. 
  6. Listrik, disesuaikan dengan produk yang dihasilkan kapasitas tegangan   yang dibutuhkan. 
  7. Transportasi, berupa angkutan udara, laut, sungai, kereta api, dan angkutan jalan raya.
  8. Lingkungan, masyarakat, dan sikap yang muncul apabila didirikan pabrik di dekattempat tinggal mereka, apakah menerima atau tidak. 
  9. Peraturan Pemerintah, Undang-undang dan sistem pajak. Aspek umum yang diaturundang-undang adalah jam kerja maksimum, upah minimum, usia kerja minimum, dankondisi lingkungan kerja. 
  10. Pebuangan limbah industri, kaitannya dengan tingkat pencemaran, sistem pembuangan limbah   untuk perlindungan   terhadap   alam   sekitar   dan   menjaga keseimbangan habitat. 

MANFAAT LAPORAN AKUNTANSI/KEUANGAN BAGI BERBAGAI PIHAK

1. Pemilik Perusahaan
  laporan keuangan merupakan salah satu indikator tanggung jawab manajemen perusahaan dari direksi hingga ke bawah. Calon/ pemilik perusahaan sangat membutuhkan laporan keuangan untuk memprediksi prospek usaha di masa mendatang.

2. Kreditur
   Laporan keuangan bagi calon kreditur bisa dipakai untuk mempelajari proyeksi kemampuan perusahaan untuk melunasi pinjaman perusahaan. Sementara untuk kreditur laporan keuangan akan dipakai untuk menjadi standar evaluasi seberapa jauh kredit atau pinjaman yang diberikan dipergunakan sesuai tujuan dan planning saat peminjaman dana dilakukan. 

3. Manajer
  Dengan mengetahui laporan keuangan, manajer dapat mengetahui apakah kegiatan operasional perusahaan selama ini berjalan baik atau tidak dan dapat menjadi acuan rencana bisnis mendatang.

4. Pemerintah 
    Laporan keuangan akan dijadikan kebenaran serta acuan dalam penetapan jumlah pajak.


PENTINGNYA LAPORAN AKUNTANSI DALAM MANAJEMEN SUATU PERUSAHAAN

    Catatan atas laporan keuangan menjadi salah satu hal terpenting agar bisnis perusahaan tetap berjalan dengan baik. Sebuah laporan yang tidak rapi akan memberikan beberapa masalah seperti masalah besar terkait pelaporan pajak atau kebocoran aset yang sangat merugikan. Laporan keuangan hanya boleh digunakan oleh beberapa pihak yang berkepentingan sehingga tidak semua orang boleh melihat apalagi menggunakannya. Laporan keuangan berguna untuk melindungi aset perusahaan dari kebocoran maupun kecurangan.
Jika perusahaan sudah memiliki laporan keuangan yang lengkap,  tentu banyak manfaat yang dirasakan. Manfaat utama adalah pengambilan keputusan menjadi lebih tajam dan berkualitas. Laporan keuangan ini menyediakan informasi yang penting bagi pengambilan keputusan, evaluasi usaha yang sedang berjalan, serta budgeting dan kontrol internal termasuk pengendalian internal dalam audit. Jika informasi keuangan telah akurat, maka pengelola bisa mengambil keputusan dengan bijaksana berdasarkan data-data yang dimiliki.

Daftar Pustaka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Struktur Ekonomi & Pembangunan

Sektor Pertanian Kelebihan      Memiliki elastisitas permintaan yang rendah, yang artinya harga berubah berapapun orang akan tetap membel...