Kamis, 29 November 2018

MANAJEMEN PERUSAHAAN

MANAJEMEN PRODUKSI

Manajemen produksi merupakan salah satu bagian di bidang manajemen yang mempunyai peran dalam mengkoordinasikan kegiatan untuk mencapai tujuan. Untuk mengatur kegiatan ini, perlu di buat keputusan-keputusan yang berhubungan dengan usaha-usaha untuk mencapai tujuan agar barang dan jasa yang dihasilkan sesuai dengan apa yang direncanakan. Dengan demikian, manajemen produksi menyangkut pengambilan keputusan yang berhubungan dengan proses produksi untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.


KEGIATAN MANAJEMEN PRODUKSI YANG MEMIKIRKAN PELESTARIAN LINGKUNGAN DAN PENGURANGAN POLUSI


Kegiatan manajemen produksi yang memikirkan plestarian lingkungan dengan mengurangi efek polusi disebut dengan produksi bersih. Produksi bersih merupakan sebuah strategi pengelolaan lingkungan yang bersifat preventif atau pencegahan dan terpadu yang perlu diterapkan secara terus menerus pada proses produksi dan daur hidup produk dengan tujuan mengurangi risiko terhadap manusia dan lingkungan. Produksi bersih berfokus pada usaha pencegahan terbentuknya limbah, yang merupakan salah satu Iindikator inefisiensi. Dengan demikian, usaha pencegahan tersebut harus dilakukan sejak awal proses produksi dengan mengurangi terbentuknya limbah serta pemanfaatan limbah yang terbentuk melalui daur ulang. Keberhasilan upaya ini akan menghasilkan penghematan yang besar karena penurunan biaya produksi yang signifikan sehingga pendekatan ini dapat menjadi sumber pendapatan


VARIABEL YANG MENJADI PERTIMBANGAN DALAM MEMILIH LOKASI PABRIK

  1. Letak  konsumen  atau  pasar, yaitu penempatan pabrik di dekat dengan daerahkonsumen.   Alasan yang mendasari pemilihan lokasi dekat dengan konsumen adalahadanya kemudahan untuk mengetahui perubahan selera konsumen, mengurangi resikokerusakan dalam pengangkutan, apabila barang yang diproduksi tidak tahan lama,biaya angkut mahal, khususnya untuk produksi jasa. 
  2. Sumber bahan baku, yaitu penempatan pabrik di dekat dengan daerah bahan baku.Dasar pertimbangan yang diambil adalah apabila bahan baku yang dipakai mengalamipenyusutan berat dan volume, bahan baku mudah rasak dan berubah kualitas, resikokekurangan bahan baku tinggi.
  3. Sumber tenaga  kerja, alternatif yang  dipakai adalah apakah tenaga  kerja yangdibutuhkan unskill, dengan pertimbangan  tingkat upah rendah,   budaya  hidup sederhana, mobiiitas tingp sehingga jumlah gaji dianggap sebagai daya tarik, ataukahtenaga kerja skill, apabila pemsahaan membutuhkan fasilifeas yang lebih baik, adanyapemikiran masa depan yang cerah,  dibutuhkan keahlian, dan kemudahan untukmencari pekerjaan lain. 
  4. Air, disesuaikan dengan produk yang dihasilkan apakah membutuhkan air yang jernihalami, jernih tidak alami, atau sembarang air.
  5. Suhu udara, faktor ini mempengaruhi kelancaran proses dan kualitas hasil operasi. 
  6. Listrik, disesuaikan dengan produk yang dihasilkan kapasitas tegangan   yang dibutuhkan. 
  7. Transportasi, berupa angkutan udara, laut, sungai, kereta api, dan angkutan jalan raya.
  8. Lingkungan, masyarakat, dan sikap yang muncul apabila didirikan pabrik di dekattempat tinggal mereka, apakah menerima atau tidak. 
  9. Peraturan Pemerintah, Undang-undang dan sistem pajak. Aspek umum yang diaturundang-undang adalah jam kerja maksimum, upah minimum, usia kerja minimum, dankondisi lingkungan kerja. 
  10. Pebuangan limbah industri, kaitannya dengan tingkat pencemaran, sistem pembuangan limbah   untuk perlindungan   terhadap   alam   sekitar   dan   menjaga keseimbangan habitat. 

MANFAAT LAPORAN AKUNTANSI/KEUANGAN BAGI BERBAGAI PIHAK

1. Pemilik Perusahaan
  laporan keuangan merupakan salah satu indikator tanggung jawab manajemen perusahaan dari direksi hingga ke bawah. Calon/ pemilik perusahaan sangat membutuhkan laporan keuangan untuk memprediksi prospek usaha di masa mendatang.

2. Kreditur
   Laporan keuangan bagi calon kreditur bisa dipakai untuk mempelajari proyeksi kemampuan perusahaan untuk melunasi pinjaman perusahaan. Sementara untuk kreditur laporan keuangan akan dipakai untuk menjadi standar evaluasi seberapa jauh kredit atau pinjaman yang diberikan dipergunakan sesuai tujuan dan planning saat peminjaman dana dilakukan. 

3. Manajer
  Dengan mengetahui laporan keuangan, manajer dapat mengetahui apakah kegiatan operasional perusahaan selama ini berjalan baik atau tidak dan dapat menjadi acuan rencana bisnis mendatang.

4. Pemerintah 
    Laporan keuangan akan dijadikan kebenaran serta acuan dalam penetapan jumlah pajak.


PENTINGNYA LAPORAN AKUNTANSI DALAM MANAJEMEN SUATU PERUSAHAAN

    Catatan atas laporan keuangan menjadi salah satu hal terpenting agar bisnis perusahaan tetap berjalan dengan baik. Sebuah laporan yang tidak rapi akan memberikan beberapa masalah seperti masalah besar terkait pelaporan pajak atau kebocoran aset yang sangat merugikan. Laporan keuangan hanya boleh digunakan oleh beberapa pihak yang berkepentingan sehingga tidak semua orang boleh melihat apalagi menggunakannya. Laporan keuangan berguna untuk melindungi aset perusahaan dari kebocoran maupun kecurangan.
Jika perusahaan sudah memiliki laporan keuangan yang lengkap,  tentu banyak manfaat yang dirasakan. Manfaat utama adalah pengambilan keputusan menjadi lebih tajam dan berkualitas. Laporan keuangan ini menyediakan informasi yang penting bagi pengambilan keputusan, evaluasi usaha yang sedang berjalan, serta budgeting dan kontrol internal termasuk pengendalian internal dalam audit. Jika informasi keuangan telah akurat, maka pengelola bisa mengambil keputusan dengan bijaksana berdasarkan data-data yang dimiliki.

Daftar Pustaka

Kamis, 22 November 2018

BISNIS DAN ORGANISASI

KEMAJUAN BISNIS

    Benar, bahwa kemajuan bisnis dipengaruhi oleh kejujuran produsen. Di dunia bisnis yang luas ini, orang dapat mengetahui ciri-ciri produsen yang sukses. Dan salah satu ciri yang paling mencolok adalah nilai kejujurannya. Karena semakin kita jujur, maka akan semakin banyak pula orang yang akan percaya terhadap produk yang kita jual. Dan dengan tingginya tingkat kepercayaan, maka bisnis yang kita jalankan akan mengalami kemajuan. Kejujuran juga diperlukan dalam menjaga nama baik suatu perusahaan. Dengan kejujuran maka bisnis akan bertahan lama dan berkembang dan tetap dipercaya oleh masyarakat. Sedangkan pebisnis yang licik berani berbohong menipu banyak orang akan sulit bertahan. Saat kebusukannya terbongkar, maka orang akan kehilangan kepercayaan dan perusahaan akan kehilangan citranya.


ORGANISASI

    Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama secara sistematis, terencana, terpimpin dan terkendali dalam memanfaatkan sumber daya yang digunakan secara efisien untuk mencapai suatu tujuan bersama

 Bentuk-bentuk organisasi

1. Organisasi Garis/Lini
    Adalah bentuk organisasi yang menghubungkan langsung secara vertikal atasan dengan bawahan.

2. Organisasi Matriks
    Bentuk organisasi matriks mencerminkan koordinasi antara departemen/bidang bagian yang ada          dalam organisasi. 
    
3. Organisasi Fungsional
    Organisasi ini disusun berdasarkan sifat dan macam pekerjaan yang harus dilakukan, masalah              pembagian kerja merupakan masalah yang menjadi perhatian sungguh-sungguh.

4. Organisasi Komisaris
    Pimpinan bersifat kolega atau dewan, yang artinya terdiri dari beberapa orang dimana segala              keputusan diambil dan dipertanggungjawabkan secara bersama


PENTINGNYA ORGANISASI DALAM DUNIA BISNIS

    Organisasi adalah suatu tempat atau wadah untuk melakukan kegiatan bersama. Berdasarkan arti organisasi yang diungkapkan, peran organisasi dalam suatu perusahaan sangatlah penting. Karena perusahaan didirikan untuk mencapai suatu tujuan tertentu, dan untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan adanya aktifitas, kerjasama, dan sumber daya manusia. Sebuah perusahaan tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya peran organisasi diantara staff karyawan. Organisasi sangat berperan dalam perusahaan karena organisasi mempunyai struktural yang berguna untuk menciptakan bayangan kesuksesan terhadap bisnis, memudahkan pengembangan sumber daya manusia, dan fungsi delegasi. Dalam perusahaan yang kita kelola harus mempunyai struktur organisasi yang jelas dan tepat agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan


TANGGUNG JAWAB & PERTANGGUNGJAWABAN

    Tanggung jawab dan Pertanggungjawaban adalah dua hal yang berbeda, berikut beberapa perbedaan antara tanggung jawab dan pertanggungjawaban.

 1. Tanggung jawab adalah suatu kewajiban atau perintah yang harus kita laksanakan karena sudah           menyanggupi hal tersebut, sedangkan pertanggungjawaban adalah prinsip dimana kita                         mempertanggungjawabkan sesuatu yang telah kita hasilkan.

2. Tanggung jawab dapat berlaku sebelum melakukan sesuatu sedangkan pertanggungjawaban                berlaku setelah kita melakukan sesuatu

3. Rasa tanggung jawab akan muncul jika seorang manusia menyadari akibat dari suatu perbuatan          yang akan ia lakukan, sedangkan pertanggungjawaban sudah menjadi keharusan bagi seseorang          untuk melaksanakan hal yang telah diwajibkan kepadanya


PERKEMBANGAN BISNIS

    Perkembangan bisnis kalangan kecil memiliki peranan yang sangat penting. Selain berperan dalam pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di Indonesia, bisnis kalangan kecil juga berperan penting dalam mengatasi masalah pengangguran. Kontribusi sektor usaha kecil dan serapan tenaga kerja terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Menyadari pentingnya kontribusi bisnis kalangan kecil dalam perekonomian yang positif di Indonesia, BUMN telah bersinergi untuk mendorong peningkatan bisnis kalangan kecil. Dan dengan didukung dengan kemudahan transaksi seiring perkembangan zaman, bisnis kalangan kecil dapat menunjukan peningkatan yang pesat. Dengan cara memanfaatkan aplikasi berbasis online, masyarakat akan lebih mudah untuk mengakses dan membeli produk yang didistribusikan. Masyarakat yang dimana lebih meminati berbelanja online tidak perlu takut karena keamanan sistem jual beli online sudah cukup menjanjikan. Dengan adanya aplikasi online ini, bisnis kalangan kecil dapat menghemat biaya yang dapat membebani. Seperti biaya untuk sewa toko, gudang, biaya gaji karyawan hingga biaya listrik dan lain-lain, sehingga omset yang didapat akan memberikan keuntungan yang lebih untuk pelaku bisnis.



Daftar Pustaka

https://rezafirdaus2009.wordpress.com/2012/11/26/pentingnya-peran-organisasi-dalam-perusahaan/.22 november 2018

http://fzhsafarina.blogspot.com/2013/10/pentingnya-peran-organisasi-dalam.html22 november 2018

https://rekayasa-komputer.blogspot.com/2014/10/pengertian-dan-arti-penting-organisasi.html. 22 november 2018

https://berbagiideku.blogspot.com/2016/02/pentingnya-kejujuran-dalam-bisnis.html. 22 november 2018

http://entrepreneurcamp.id/pentingnya-kejujuran-dalam-berbisnis/.22 november 2018

https://rekayasa-komputer.blogspot.com/2014/10/pengertian-dan-arti-penting-organisasi.html.22 november 2018

http://tissorindonesia.com/perkembangan-umkm-di-indonesia/.22 november 2018

Selasa, 13 November 2018

PERUSAHAAN

Perusahaan & Lingkungan Perusahaan

1. Pengertian Perusahaan
    Perusahaan adalah suatu organisasi produksi yang menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan. 

    Contoh perusahaan : 
    1. Astra International
    2. Unilever
    3. Kalbe Farma
    4. PT KAI
    5. Astra Indonesia

2. Pengertian Lingkungan Perusahaan
    Lingkungan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan, baik organisasi maupun kegiatannya.

    Contoh lingkungan perusahaan : 
    Lingkungan Eksternal
       A. Lingkungan Ekstern Mikro : 
           1. Pelanggan
           2. Pesaing
           3. Pemasok
           4. Lembaga Keungan
           5. Lembaga-Lembaga Pemerintah

       B. Lingkungan Ekstern Makro :
           1. Ekonomi
           2. Teknologi
           3. Politik Hukum
           4. Sosial Budaya

Perbedaan Perusahaan & Lembaga Sosial

    Disini saya akan menyebutkan beberapa perbedaan antara perusahaan & lembaga sosial

    1. Perusahaan melakukan produksi sampai tingkat maksimum, sedangkan lembaga sosial hanya untuk keberlangsungan lembaga tersebut

    2.  Perusahaan memperkerjakan orang-orang diluar lingkunhan perusahaan tersebut, sedangkan lembaga sosial memperkerjakan orang-orang di daerahnya

    3. Perusahaan mencari profit yang sebanyak banyaknya, jika lembaga sosial tidak terlalu mementingkan keuntungan

4. Perusahaan tidak terlalu memikirkan tanggug jawa sosial, sedangkan lembaga sosial memikirkan hal tersebut

    
    5. Perusahaan mencari keuntungan untuk pemilik perusahaan, sedangkan lembaga keuangan mencari keuntunga untuk kesejahteraan masyarakat yang turut serta dalam lembaga tersebut


  Letak & Kedudukan Perusahaan


1. Tempat Kedudukan Perusahaan
Tempat kedudukan perusahaan adalah kantor pusat perusahaan tersebut. tempat kedudukan perusahaan pada umumnya dipengaruhi faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain, seperti lembaga pemerintah, lembaga keuangan, pelanggan, dan sebagainya

2. Letak Perusahaan
Letak perusahaan adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik/pabrik. letak perusahaan dipengaruhi faktor ekonomi dan merupakan salah satu faktor penting yang menunjang efisiensi perusahaan terutama dalam kaitannya dengan biaya. 

   Lingkugan Eksternal Mikro & Makro

    a. Lingkungan eksternal makro, adalah lingkungan eksternal yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha.
Contoh :
• Keadaan alam: SDA
• Pendidikan dan kebudayaan
• Sosial dan budaya

b. Lingkungan eksternal mikro, adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha.
Contoh :
• Teknologi: yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll.
• Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan

 
   Daftar Pustaka

   http://makalahkite.blogspot.com/2013/12/perusahaan-dan-lingkungannya.html?m=1. 15 november 2018

   http://nuelfeby.blogspot.com/2015/11/perbedaan-perusahaan-dan-lembaga-sosial.html?m=1. 15 november 2018
  https://www.google.co.id/amp/s/bordicamp.wordpress.com/2014/12/22/tempat-kedudukan-dan-letak-perusahaan/amp/. 15 
   november 2018
   https://www.google.co.id/amp/s/sitabungadia.wordpress.com/2010/10/08/lingkungan-eksternal-mikro-dan-makro/amp/.15 november 2018






Rabu, 07 November 2018

BADAN USAHA

Faktor-Faktor yang Menjadi Pertimbangan untuk Memilih Bentuk Badan Usaha

    Pendirian suatu badan hukum perusahaan haruslah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Ada beberapa faktor untuk memilih badan usaha yang akan dijalankan. Dalam praktiknya, pertimbangan utama pemilihan bentuk badan hukum perusahaan antara lain:

1. Jenis Usaha yang Dijalankan. Jenis Usaha yang Dijalankan

    Hal pertama yang dipertimbangkan adalah jenis usaha apa yang akan dijalankan. Sesuai dengan keinginan, badan usaha yang akan dijalankan bisa dalam bentuk perdagangan, industri dsb. Orang yang ingin membuka usaha, harus selektif dalam memilih jenis usaha yang mengeluarkan modal tidak terlalu besar dengan resiko kerugian kecil.

2. Batas Wewenang dan Tanggungjawab Pemilik 1. Jenis Usaha yang Dijalankan 1

    Ketika menjalankan bisnis, ada 2 hal yang sangat erat berkaitan, yaitu mengenai pengambilan keputusan dan batas kewenangan dalam menjalankan bisnis. Karakter badan usaha sangat menentukan hal ini. Karena tidak semua badan usaha memiliki pemisahan tanggung jawab antara pemilik dengan badan usahanya. Dalam hal memilih CV atau Firma sebagai badan usaha, ketika timbul suatu kerugian, maka kerugian tersebut menjadi tanggung jawab pemiliknya juga, hingga ke harta pribadi. Berbeda dengan Perseroan Terbatas, dimana ada keterbatasan tanggung jawab.

3. Kapasitas Keuangan dan Kemudahan Pendirian

    Umumnya para pebisnis berskala kecil, ingin memilih pendirian badan usaha yang prosesnya sederhana dan biaya sesuai dengan kapasitas keuangannya. Ketika budgetnya tidak mencukupi untuk mendirikan Perseroan Terbatas, seringkali badan yang dipilih adalah CV. Namun yang harus diperhatikan adalah karakter dari badan usaha yang dipilih berikut tanggung jawabnya.

4. Kemudahan Memperoleh Modal

    Dalam bisnis, pemisahan keuangan pribadi dengan bisnis adalah hal mutlak. Ketika membuat badan usaha, diharapkan dapat membuat rekening atas nama perusahaan tersebut. Sehingga, untuk keperluan permodalan, akan dapat dengan mudah mengajukan ke perbankan atau investor apabila cash flow yang telah berdiri sendiri dan berjalan baik dari bisnis tersebut sudah diletakkan pada wadah khusus, yaitu rekening perusahaan.

5. Besarnya Resiko Kepemilikan

    Para pengusaha harus memikirkan resiko-resiko yang akan terjadi dalam perusahaannya. Misalnya pengusaha dalam bidang industri akan menggunakan alat-alat produksi yang membutuhkan perawatan sesering mungkin agar terhindar dari resiko kerusakan, cacat, dll.

6. Perkembangan Usaha

    Pengusaha haruslah visioner, oleh karena itu optimisme dalam mengembangkan bisnis juga merupakan pertimbangan dalam memilih badan usaha. Seiring dengan perkembangan bisnis, maka tidak hanya omset yang makin besar, namun resikonya juga makin besar. Oleh karena itu perlu disesuaikan dan dipersiapkan strategi memilih badan usaha yang tepat.

7. Pihak-Pihak yang Terlibat dalam Kegiatan Usaha

    Agar usaha dapat terkoordinir dengan baik, pengusaha hendaknya melibatkan pihak-pihak lain yang dapat mendukung jalannya perusahaan. Pihak-pihak tersebut ditempatkan pada bagian-bagian yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

8. Kewajiban dari Peraturan Pemerintah

    Sebagai warga Negara yang baik, pengusaha harus memperhatikan peraturan-peraturan pemerintah seperti ijin industri, NPWP, akta notaries, pajak dan ijin domilisi.


Alasan Mengapa Seseorang Cenderung Merubah Perusahaan Perseorangan Menjadi Usaha Perseroan Terbatas 

    Melihat dari kelemahan yang dimiliki dalam bentuk usaha perseorangan, bentuk ini hanya memiliki sedikit modal karena hanya terdiri dari satu pemilik sehingga sukar untuk dikembangkan. Selain keuntungan penuh yang diperoleh pemilik, kerugian penuh juga diraihnya karena usaha hanya dimiliki seorang diri. Hidup dan mati usaha itu hanya ada di tangan seseorang pendiri badan usaha tersebut. Sedangkan badan usaha bentuk perseroan terbatas modalnya berasal dan dimiliki oleh beberapa orang yang jumlahnya menjadi lebih banyak dibandingkan dengan perseorangan, dengan modal yang lebih banyak inilah dapat diraih keuntungan yang lebih banyak pula. Dilihat dari kelebihan yang dimiliki PT inilah pada akhirnya orang cenderung memilih bentuk perusahaan tersebut.


Mengapa Bentuk Usaha Koperasi Cocok Dengan Bentuk Usaha Rakyat Indonesia

    Karena landasan negara Indonesia adalah gotong royong. Berdasarkan pengalaman, kegiatan saling membantu (gotong royong, solidaritas, dan perhitungan  ekonomi) diantara individu dan usaha akan lebih berhasil mengatasi permasalahan baik sosial maupun  ekonomi. Apalagi dalam menghadapi ekonomi pasar dimana persaingan pasar sangat ketat akan menyebabkan  UKM semakin tidak berdaya. Dalam ketidak berdayaan ekonomi seperti ini  kekuatan-kekuatan ekonomi  seperti usaha besar akan menguasai UKM baik dalam pemasaran hasil produksi maupun dalam penyediaan  sarana-sarana produksi.
Hal ini menyebabkan usaha-usaha kecil dan  menengah harus bergabung dalam suatu wadah (organisasi), dengan saling membantu dan bekerja  sama tidak saja untuk menghadapi oligopolies dan monopolis, tetapi juga untuk meningkatkan kemampuan berproduksi dan memasarkan hasil produksinya. Organisasi tersebut dinamakan koperasi. Dalam bab ini akan diuraikan sejarah perintisan perkembangan organisasi koperasi yang dimulai dari Eropa dan disebar luaskan keseluruh dunia termasuk Indonesia.
Para pelopor koperasi telah berhasil memprakarsai organisasi-organisasi  koperasi dan mengembangkan gerakan koperasi, gagasannya dan mengembangkan struktur organisasi koperasi tertentu terutama yang dapat diadaptasikan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan, kepentingan-kepentingan khusus dan pada situasi nyata dari kelompok-kelompok orang-orang yang berbeda lingkungan ekonomis dan social budaya. Mereka dalam mendirikan tipe koperasi tertentu dengan melalui proses “trial and errors” yang akhirnya berhasil membentuk organisasi koperasi. Dalam melaksanakan fungsi-fungsi inovatif sebagai pemrakarsa – pemrakarsa sebagai pengusaha-pengusaha koperasi yang membuka jalaln disebut  promotor koperasi.



Bentuk-Bentuk Badan Usaha yang ada di Indonesia

1Perusahaan Perseorangan

Perusahaan perseorangan adalah bentuk usaha yang paling sederhana, karena kepemilikannya dimiliki oleh satu orang. Semua orang bebas membuat bisnis personal tanpa adanya batasan untuk mendirikannya. Biasanya perusahaan perseorangan dibuat oleh seorang pengusaha yang bermodal kecil dengan sumber daya yang ada, kuantitas produksi yang terbatas, juga penggunaan alat produksi teknologi sederhana.

2. Persekutuan Perdata

Dalam persekutuan perdata, Anda memiliki partner bisnis baru yang biasanya memiliki profesi yang sama dan berkeinginan untuk berhimpun dengan menggunakan nama bersama. Menurut pengertian KUH Perdata pasal 1618, persekutuan perdata merupakan suatu perjanjian di mana dua orang atau lebih mengikatkan diri untuk memasukkan sesuatu ke dalam persekutuan dengan maksud untuk membagi keuntungan yang terjadi karenanya.

3. Persekutuan Firma

Persekutuan firma yaitu bentuk persekutuan yang didirikan untuk menjalankan perusahaan, antara dua orang atau lebih dengan memakai nama bersama dan tanggung jawab para pemilik firma yang biasa disebut sekutu yang bersifat tanggung rentang.

4. Persekutuan Komanditer

Persekutuan komanditer adalah perkembangan dari persekutuan firma. Jika persekutuan firma hanya terdiri dari para sekutu yang aktif menjalankan perusahaan, maka dalam komanditer terdapat sekutu pasif yang hanya memasukkan modal. Maksudnya, jika di dalam firma yang tadi disebutkan semua berperan aktif dalam memasukkan modal dan menjalankan usahanya, tapi di dalam persekutuan komanditer terdapat sekutu yang hanya memasukkan modalnya tanpa ikut aktif menjalankan perusahaan. Jadi di dalam komanditer terdapat dua sekutu, yaitu sekutu aktif dan sekutu pasif. Untuk pembagian hasil (keuntungan atau kerugian) ditentukan pada saat perjanjian di awal.

5. Perseroan Terbatas

Perseroan terbatas (PT) adalah suatu badan hukum  untuk menjalankan usaha yang memiliki modal yang terdiri dari saham-saham, di mana pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya. Artinya di dalam persekutuan ini, beberapa pendiri dari sebuah PT masing-masing memasukkan modal berdasarkan perjanjian, dan modal tersebut terbagi ke dalam bentuk saham yang masing-masing saham mempunyai nilai dan secara keseluruhan menjadi modal perusahaan. Besarnya modal menentukan besarnya saham kepemilikan dari perusahaan tersebut.



Daftar Pustaka


Struktur Ekonomi & Pembangunan

Sektor Pertanian Kelebihan      Memiliki elastisitas permintaan yang rendah, yang artinya harga berubah berapapun orang akan tetap membel...