Kamis, 04 April 2019

Sistem Ekonomi



Pengertian Sistem

Istilah ”sistem” berasal dari perkataan “systema” (bahasa yunani) yang dapat diartikan sebagai keseluruhan yang terdiri dari macam - macam bagian. Beberapa definisi tentang sistem antara lain :  

Suatu sistem adalah seperangkat komponen yang saling berhubungan satu samalain, yang memiliki    batas yang menseleksi baik macamnya maupun banyaknya input dan output yang keluar dari sistem    tersebut.
- Sistem tersusun dari seperangkat komponen yang bekerja secara bersama - sama untuk mencapai        semua tujuan dari keseluruhan sistem tersebut.
- Sebuah sistem dapat digambarkan sebagai sebuah kumpulan dari elemen - elemen atau komponen      komponen dimana beberapa dari komponen tersebut saling berhubungan secara tetap dalam jangka    waktu tertentu.


 Pengertian Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi adalah keseluruhan tata cara untuk mengoordinasikan perilaku masyarakat (para produsen, konsumen, pemerintah, bank dan sebagainya) sehingga terbentuk satu kesatuan yang teratur dan dinamis sehingga kekacauan dalam bidang ekonomi dapat dihindari.

Fungsi sistem ekonomi secara umum adalah :

1. Sebagai penyedia dorongan untuk berproduksi
2. Berfungsi dalam mengoordinasi kegiatan individu dalam suatu perekonomian
3. Sebagai pengatur dalam pembagian hasil produksi di seluruh anggota masyarakat agar dapat                terlaksana seperti yang diharapkan
4. Menciptakan mekanisme tertentu agar distribusi barang dan jasa berjalan dengan baik

Macam – macam sistem ekonomi  :

1. Sistem Ekonomi Tradisional
2. Sistem Ekonomi Terpusat (Sosialis)
3. Sistem Ekonomi Liberal (Kapitalis)
4. Sistem Ekonomi Campuran



Pentingnya Sistem Ekonomi bagi Pemerintahan

Sistem ekonomi bagi penyelenggaraan pemerintahan sebuah negara sangatlah penting. Sistem ekonomi yaitu suatu cara yang diterapkan oleh suatu negara ketika masyarakat dan pemerintah dalam menjalankan kegiatan ekonomi terdapat masalah – masalah yang dihadapi. Sistem ekonomi sebagai  strategi suatu negara untuk mengatur kehidupan ekonominya dalam rangka mencapai kemakmuran, dan karena sistem ekonomi adalah sistem yang akan mengatur tugas pemerintah maupun rakyat dalam mengatur distribusi pasar pemerintah yang mengawasi sedangkan rakyat yang menjadi pelaku atau yang melakukan sistem ekonomi jadi jelas sangatlah penting.

Tanpa adanya sistem ekonomi, pemerintahan yang akan diselenggarakan tidak akan berjalan sesuai rencana atau bahkan tak akan terselenggara. Sistem ekonomi pada setiap negara berbeda – beda, tergantung dari keputusan dalam kepemilikan produksi, distribusi, dan komsumsi yang dilakukan. Akan tetai tujuan sistem ekonomi pada setiap negara sama, yaitu bertujuan untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat, mencapai kestabilan ekonomi, meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta dapat meratakan pemerataan pendapat diantara berbagai golongan dan lapisan masyarakat.

 Dilakukan dengan cara menentukan apa, berapa banyak dan bagaimana produk – produk dan jasa – jasa yang dibutuhkan akan dihasilkan, karena terkadang masyarakat dan pemerintah mengalami masalah pada kegiatan produksi. Bisa juga dengan cara mengalokasikan produk nasional bruto (PNB) untuk konsumsi rumah tangga, masyarakat serta pemerintah dan juga dengan mendistribusikan pendapatan nasional (PN) diantara anggota masyarakat sebagai upah/gaji, keuntungan perusahaan, bunga ataupun sewa.



Sistem Ekonomi dan Sistem Politik

Sistem ekonomi dan sistem politik suatu negara ibarat seperti dua sisi mata uang. Dua sisi mata uang tersebut sangatlah berpengaruh dalam sistem pembayaran. Apabila tidak ada salah satu sisi dari mata uang tersebut, maka mata uang tersebut tidak sah menjadi alat pembayaran. Sama seperti sistem ekonomi dan sistem politik. Kedua sistem tersebut sangatlah berpengaruh dalam pembangunan suatu negara. Apabila salah satu dari sistem tersebut (misalkan sistem ekonomi)  tidak berfungsi, maka pembangunan suatu negara tidak akan berjalan dengan lancar.

Umumnya,  ekonomi suatu negara yang semakin maju akan bergerak ke arah sistem ekonomi libera;. Sementara itu,  kebersamaan dengan perkembangan sistem ekonomi, diperlukan pula adanya reformasi politik, yang dalam hal ini berarti akan menuju ke arah sistem politik demokrasi.
Hubungan antara pembangunan ekonomi dan pembangunan di bidang politik ini juga dijelaskan dalam teori Rostow dalam bukunya “Stages of Economic Growth” (Rostow, 1966). Rostow menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi negara dapat terhambat ketika pertumbuhan tersebut tidak ditopang nilai – nilai sosial budaya yang rasional, termasuk politik.

Rostow yang mengungkap adanya tahapan dalam masyarakat, yang dimulai dari “tahap tradisional”, menegaskan bahwa keberadaan nilai rasionalitas, perkembangan teknologi dari tahap tradisional menuju ke tahap selanjutnya dalam pertumbuhan ekonomi akan terhambat.
Kemudian, pada tahap pertumbuhan masyarakat selanjutnya, yakni tahap pra-kondisi untuk tinggal landas, hambatan pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat dilepas dengan terbentuknya nation-states yang dibangun melalui jalan politik. Dari sini, terluhat jelas bahwa pertumbuhan ekonomi akan berjalan beriringan dengan pembangunan politik suatu masyarakat.

Menurut Rostow, diterangkan bahwa pembangunan di bidang ekonomi akan selalu membutuhkan dorongan dari pembangunan di bidang lain. Semisal untuk bisa menuju  tahap “tinggal landas” menuju masyarakat ekonomi modern, dibutuhkan adanya peningkatan rasio investasi, serta sistem politik-sosial-budaya yang memungkinkan pertumbuhan ekonomi ini terus berlanjut.



Anggota :

1.  Marselino Adimas W. (24218093)
2.  Pahala Juniver Nicolas (25218527)
3.  Rifky Misbachul Zaman (26218147)



Daftar Pustaka :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Struktur Ekonomi & Pembangunan

Sektor Pertanian Kelebihan      Memiliki elastisitas permintaan yang rendah, yang artinya harga berubah berapapun orang akan tetap membel...